Pages

Kamis, 27 Oktober 2011

Alasan Flashdisk tidak bisa di Eject


Nah, itu ada beberapa alasan kenapa kita gabisa mencabut tuh flashdisk. Berikut ini 3 contoh alasan flashdisk gabisa dicabut:
1. Masih ada Windows Explorer yg terbuka

Meskipun kalian tau Windows Explorer itu lagi gak membuka drive flashdisk, tapi akan lebih baik klo semua Windows Explorer atau File Manager lainnya ditutup ajaa. Soalnya siapa tau mereka masih melakukan proses pada drive. Jadi, solusi untuk alasan yg satu ini adalah dengan menutup semua File Manager yg ada walau File Manager itu lagi gak menampilkan isi dari flashdisk.

2. Masih ada program/software yg lagi membuka file yg berada di flashdisk
 
Nah, untuk yg satu ini kalian pasti ngerti khan kenapa kita gabisa mencabut flashdisk? Udah jelas karena file dari flashdisk itu lagi dipake dan blom disave di komputer. (masih ada di flashdisk) Jadi klo kalian pengen mencabut flashdisk tapi filenya masih lagi dipake, save ajah dulu di komputer kalian supaya kita bisa mencabut flashdisk tanpa merusak atau kehilangan file tersebut dan masih bisa kita jalankan di komputer kita. Misalnya ajah file MS Word. Jadi solusinya adalah dengan menutup semua aplikasi dan software yg masih menggunakan file dalam flashdisk.

3. Ada aplikasi atau software yg menjalankan file dalam flashdisk tanpa sepengetahuan kamu
 
Kalian dah mastiin semua File Manager dah ditutup, juga semua aplikasi yg mungkin lagi mengakses file dalam flashdisk dah ditutup tapi masih juga gabisaa. Kemungkinan ada software atau program yg lagi mengakses flashdisk kamu tanpa sepengetahuan kamu. Mungkin AntiVirus lagi menscan flashdisk kamu jadi kamu blom bisa mencabut flashdisk itu selain menunggu scannya selesai atau menyetop scan. Solusinya adalah klo kamu pake program pemonitor sistem, kamu bisa mengubah settingannya supaya scannya gak menyertakan eksternal drive. Tapi hati2 soalnya ini berisiko membahayakan komputer kamu. Soalnya khan flashdisk tuh yg biasanya menjadi sumber virus.

4. VIRUS!!
 
Nah ini alasan yg paling bahayaaa! VIRUS! Kemungkinan flashdisk kamu masih tetep gabisa dibuka bahkan setelah mengecek semuanya klo gak ada aplikasi/software manapun yg lagi mengakses flashdisk kamu karena adanya virus berupa file yg gak pernah kamu simpen di dalemnya yg lagi menular atau menyalin diri dari flashdisk ke komputer kamu! Horroooor… Solusinya adalah

1. Menunggu sampai komputer shutdown setelah itu baru kamu bisa mencabut flashdisk
2. Klo kamu butuh cepet2 mencabut flashdisk itu, kamu harus liat dulu lampu yg ada di flashdisk. Klo dah gak kedap-kedip, kamu bisa ajah langsung cabut. Tapi ini juga berisiko membuat data rusak atau hilang.



Definisi HTML & Web


World web atau web saja, adalah ruang tempat informasi disimpan dimana  rang
dapat membaca atau menulis sesuatu di dalamnya melalui alat-alat yang terhubung dengan internet. Web terdiri dari 4 (empat) hal yaitu :

§  Hypertext/HTTP (Protocol) :
ü  Standar aturan yang digunakan untuk berkomunikasi pada computer networking
ü  kemampuan untuk berpindah dari sebuah dokumen ke dokumen lainnya melalui koneksi yang ada di dokumen tersebut ( hyperlinks )
§  Resource identifier (URL : Uniform Resource Locator) : kemampuan untuk menemukan resource lain (komputer, dokumen atau lainnya) dalam jaringan melaui nama yang unik à addres WWW.
§  Client-server : arsitektur jaringan yang memisahkan client (umumnya tampilan grafis antarmuka) dari server.
§  Markup language (HTML) : karakter atau kode yang disisipkan di dokumen yang menyatakan cara teks ditampilkan.

Ketika kita hendak mengakses halaman web atau resource lain di web, hal yang pertama dilakukan adalah memasukkan URL ke web browser atau memilih sebuah hyperlink dari halaman yang akan diakses. URL kemudian diterjemahkan menjadi alamat IP. Langkah selanjutnya adalah mengirim HTTP request ke web server yang ditunjukkan oleh alamat IP. HTTP (hyper text transfer protocol) adalah metode untuk pengiriman informasi di web. Web server akan mengembalikan halaman web atau resource yang diminta web browser. Tugas web browser selanjutnya adalah menampilkan halaman yang direpresentasikan dengan HTML, CSS atau file yang lain. Halaman awal yang ditampilkan ke user dinamakan Homepage, halaman ini merupakan titik awal aktifitas kita di web tersebut. Protocol yang memungkinkan untuk server meneruskan request dari web browser ke aplikasi eksternal adalah common gateway interface. contoh : http://www.zdnet.com/~zdi/software/winxp/utils.htm#WINZIP

Penulisan alamat web (URL) diatas, dapat dibagi menjadi :
§  Bagian pertama dari URL disebut sebagai protocol à http
§  Bagian kedua (www.zdnet.com) disebut sebagai domain name. Domain biasanya menggambarkan nama dari server yang akan disambungkan/ dihubungi
§  Bagian ketiga (/~zdi/software/winxp) disebut sebagai directory path, menunjukkan area spesifik pada server dimana item tersebut ditempatkan.
§  Bagian keempat (utils.html) disebut sebagai document file name, ini mengindikasikan file yang akan diakses.
§  Bagian kelima (#WINZIP) disebut sebagai anchor name, menunjukkan bagian tertentu pada bagian dalam dokumen html.




Web Browser. Adalah perangkat lunak di sisi klien yang digunakan untuk mengakses informasi web, contoh : Internet Explorer.
Web Server. Adalah server yang melayani permintaan klien terhadap halaman web, contoh : Apache, IIS, Xitami.
Middleware, adalah perangkat lunak yang bekerja sama dengan web server dan berfungsi menerjemahkan kode-kode tertentu, menjalankan kode-kode tersebut dan memungkinkan berinteraksi dengan basisdata, contoh : PHP, ASP, Perl.





Kode Warna

 
Kode warna buat HTML nih :)



#FOF8FF
Aliceblue
#FAEBD7
Antiquewhite
#00FFFF
Aqua
#7FFFD4
Aquamarine
#F0FFFF
Azure
#F5F5DC
Beige
#FFE4C4
Bisque
#000000
Black
#FFEBCD
Blanchedalmond
#0000FF
Blue
#8A2BE2
Blueviolet
#A52A2A
Brown
#DEB887
Burlywood
#5F9EAD
Cadetblue
#7FFF00
Chartreuse
#D2691E
Chocolate
#FF7F50
Coral
#64950
Cornflowerblue
#FFF8DC
Cornsilk
#DC143C
Crimson
#00FFFF
Cyan
#00008B
Darkblue
#008B8B
Darkcyan
#B8860B
Darkgoldenrod
#A9A9A9
Darkgray
#006400
Darkgreen
#8B008B
Darkmagenta
#BDB76B
Darkkhaki
#556B2F
Darkolivegreen
#FF8C00
Darkorange
#9932CC
Darkorchid
#8B0000
Darkred
#E9967A
Darksalmon
#8FBC8B
Darkseagreen
#483D8B
Darkslateblue
#2F4F4F
Darkslategray
#00CED1
Darkturquoise
#9400D3
Darkviolet
#FF1493
Deeppink
#00BFFF
Deepskyblue
#696969
Dimgray
#1E90FF
Dodgerblue
#B22222
Firebrick
#FFFAF0
Floralwhite
#228B22
Forestgreen
#FF00FF
Fuchsia
#DCDCDC
Gainsboro
#F8F8FF
Ghostwhite
#FFD700
Gold
#DAA520
Goldenrod
#808080
Gray
#008000
Green
#ADFF2F
Greenyellow
#F0FFF0
Honeydew
#FF69B4
Hotpink
#CD5C5C
Indianred
#4B0082
Indigo
#FFFFF0
Ivory
#F0E68C
Khaki
#E6E6FA
Lavender
#FFF0F5
Lavenderblush
#7CFC00
Lawngreen
#FFFACD
Lemonchiffon
#ADE8E6
Lightblue
#F08080
Lightcoral
#E0FFFF
Lightcyan
#FAFAD2
Lightgoldenrodyellow
#90EE90
Lightgreen
#D3D3D3
Lightgray
#FFB6C1
Lightpink
#FFA072
Lightsalmon
#20B2AA
Lightseagreen
#87CEFA
Lightskyblue
#778899
Lightslategray
#B0C4DE
Lightsteelblue
#FFFFE0
Lightyellow
#00FF00
Lime
#32CD32
Limegreen
#FAF0E6
Linen
#FF00FF
Magenta
#800000
Maroon
#66CDAA
Mediumaquamarine
#0000CD
Mediumblue
#BA55D3
Mediumorchid
#9370DB
Mediumpurple
#3CB371
Mediumseagreen
#7B68EE
Mediumslateblue
#00FA9A
Mediumspringgreen
#48D1CC
Mediumturquoise
#C71585
Mediumvioletred
#191970
Midnightblue
#F5FFFA
Mintcream
#FFE4E1
Mistyrose
#FFE4E1
Moccasin
#FFDEAD
Navajowhite
#000080
Navy
#FDF5E6
Oldlace
#808000
Olive
#6B8E23
Olivedrab
#FFA500
Orange
#FF100%0
Orangered
#DA70D6
Orchid
#EEE8AA
Palegoldenrod
#98FB98
Palgreen
#AFEEEE
Paleturquoise
#DB7093
Palevioletred
#FFEFD5
Papayawhip
#FFDAB9
Peachpuff
#CD853F
Peru
#FFC0CB
Pink
#DDA0DD
Plum
#B0E0E6
Powderblue
#800080
Purple
#FF0000
Red
#BC8F8F
Rosybrown
#4169E1
Royalblue
#8B4513
Saddlebrown
#FA8072
Salmon
#F4A460
Sandybrown
#2E8B57
Seagreen
#FFF5EE
Seashell
#A0522D
Sienna
#C0C0C0
Silver
#87CEEB
Skyblue
#708090
Slategray
#FFFAFA
Snow
#00FF7F
Springgreen
#4682B4
Steelblue
#D2B48C
Tan
#008080
Teal
#D8BFD8
Thistle
#FF6347
Tomato
#40E0D0
Turquoise
#EE82EE
Violet
#F5DEB3
Wheat
#FFFFFF
White
#F5F5F5
Whitesmoke
#FFFF00
Yellow
#9ACD32
Yellowgreen



Senin, 24 Oktober 2011

Tutorial penginstallan Fiber Optik


PEMASANGAN SERAT OPTIK
Sebelum dilakukan penarikan optik melalui polongan pada system duct, polongan tersebut harus dipasang sub duct terlebih dahulu.
Dalam satu polongan duct dipasang sub duct. Sub duct ini perlu karena digunakan untuk memudahkan penarikan optik.
Sesuatu yang perlu diperhatikan dalam pemasangan sub duct yaitu :
  • Tegangan penarikan dan kelengkungan sub duct harus sesuai dengan spesifikasi teknis yang berlaku.
  • Pemasangan maupun penarikan seub duct ada baiknya dilakukan oleh tenaga manusia. Bila menggunakan winch, tegangan tarik harus terus diawasi melalui pengukur tegangan yang umumnya terpasang pada winch truck.
  • Tegangan dan speed tarik sub duct harus lebih rendah dari spesifikasi teknis yang berlaku.
  • Hindari penarikan yang dapat menyebabkan sub duct cacat atau rusak, missal yaitu penarikan yang dilakukan secara paksa, karena dapat merusak serat bagian dalam.
  • Tegangan dan kecepatan tarik yang diizinkan pada waktu pemasangan adalah sbb:
· Tegangan tarik maksimal : 200 kg
· Pull Speed maksimal : 20 m/min

Material dan Peralatan

Material dan peralatan yang digunakan terlihat pada tabel berikut :

  • Material
material yang dibutuhkan

  • Tools / Peralatan
peralatan yang dibutuhkan
Diagram Urutan Kerja

Tahapan inti dari pemasangan sub duct ke dalam polongan duct akan terlihat pada diagram berikut:

diagram urutan kerja

Penarikan Sub Duct

  • Persiapan Material dan Peralatan. Sebelum pekerjaan dimulai material dan peralatan yang dibutuhkan dipersiapkan terlebih dahulu.
  • Pemerikasaan & Pembersihan Man Hole
    a) Buka tutup Man Hole, periksa kondisi Man Hole tersebut, bila berisi air, gunakan pompa air untuk mengeringkannya.
    b) Lalu, pipa duct yang akan digunakan dengan tujuan untuk mempermudah penarikan sub duct berikutnya dan perbaikan/penyambungan .
    c) Beri tanda pada pipa duct tersebut
  • Rodding
    Rodding merupakan pekerjaan pemasangan tali yang digunakan untuk membantu pemasangan tali penarikan .
    Caranya dapat menggunakan mesin penyedot atau pipa PVC
    (ф = 1 inchi) yang disambung.
    Meskipun rodding duct sudah dilakukan pada waktu uji terima duct, pekerjaan me-rodding kembali masih tetap diperlukan.
  • Pengetesan & Pembersihan Pipa Duct
    Pengetesan dan pembersihan pipa duct ini dilaksanakan dengan menggunakan peralatan yang telah disebutkan dalam di bawah.

  • Tali dalam pipa duct hasil rodding diikat kuat pada rangkaian mandril dan sikat. Bagian belakang rangkaian mandril dan sikat tadi diikat lagi dengan tali pengulur.
    Kemudian tali penarik ditarik sampai rangkaian mandril dan peralatan keluar dari pipa pipa duct.
Prosedur Penarikan dan Penguluran

  • Tali bekas rodding diganti dengan tali penarik . Tempatkan haspel sub duct pada tempat yang tepat dan tambatkan ujung tali penarik ke setiap sub duct.
    Bila tiga buah sub duct sekaligus dipasang, maka putaran haspel harus sama. Penguluran diatur sedemikian rupa sehingga arah tarikan dapat dirubah dan sub duct dapat ditarik kembali.
  • Kegiatan Penarikan.
    Pasanglah dua buah katrol pada man hole pada sisi penarikan untuk tali penarik dan kemudian tali penarik tersebut dihubungkan ke winch (bila menggunakan mesin penarik).
    Walky Talky dapat digunakan untuk komunikasi antara dua man hole ketika kegiatan penarikan sedang dilaksanakan. Bila penarikan mengalami kemacetan, mesin winch cepat dihentikan agar tidak merusak sub duct. Pemasangan tanda lalu-lintas, bendera merah atau putih dan petugas pengatur lalu-lintas (bila diperlukan) agar dilakukan selama kegiatan penarikan berlangsung.
Penarikan Sub Duct
Tenaga penarik bisa menggunakan wich atau beberapa tenaga manusia. Tarik tiga sub duct secara bersamaan ke dalam pipa duct.
Ketika penarikan, jagalah agar kecepatan penarikan harus berada di bawah standart yang ditentukan dan penambahan kecepatan harus konsta.
Pemasangan Klem Sub Duct
Ujung-ujung sub duct diperkuat ke dalam pipa duct dengan klem seperti tersebut dalam gambar di bawah.

PEMASANGAN DAN PENARIKAN OPTIK
Hal-Hal Penting Berkaitan dengan Penarikan:

  • Tegangan tarikan dan kelengkungan harusa sesuai dengan spesifikasi teknik yang berlaku.
  • Penarikan dapat menggunakan tenaga manusia. Bila menggunakan winch, tegangan tarik harus terus dimonitor melalui pengukur tegangan yang biasanya terpasang pada winch truck.
  • Penempatan haspel dengan arah putaran sesuai dengan tanda panah pada haspel luar. Perhatikan gambar di bawah.
Menurunkan dan menaikkan haspel dari atau ke kendaraan harus hati-hati dan menggunakan papan peluncur.
Haspel harus dalam kedudukan diam dan harus diganjal. Penempatan haspel harus benar-benar aman dan memudahkan pekerjaan penarikan.
Tegangan dan kecepatan tarik dan radiun lengkungan harus lebih rendah dari spesifikasi yang ditentukan.
Kecepatan tarik diupayakan konstan. Kecepatan dan tegangan tarik yang diijinkan diupayakan sesuai tabel di bawah ini :

Material dan Peralatan
Diagram Urutan Pekerjaan
Sebelum memulai setiap tahapan pekerjaan, semua harus diperiksa apakahpersiapan peralatan/material telah sesuai dengan spesifikasi instalasi. Berikut urutan pekerjaan yang dilakukan.
Penarikan Optik

  • Persiapan Material dan Peralatan.
Sebelum memulai pekerjaan pastikan bahwa semua persiapan material dan peralatan yang diperlukan sudah lengkap. Penempatan haspel harus sesuai dengan lokasi yang telah direncanakan.
Pemeriksaan dan Pemasangan bearer/tension member.
Biasanya dalam satu haspel sudah dilengkapi dengan cable cap untuk membantu penarikan.

Bila menggunakan bekas atau sisa pemasangan, maka tension member dibuat untuk penarikan harus dubuat agar tidak rusak.
Secara berurutan, lihat cara pada gambar di bawah (3.7, 3.8, 3.9)
  • Roodding Sub Duct
Setelah semua selesai, sub duct di roodding dengan menggunakan mesin hisap/dorong dengan menggunakan tali raffia/plastic. Kemudian tali plastic diganti dengan tali penarik .
  • Prosedur Penarikan dan Penguluran
a. Untuk penguluran , posisi haspel harus benar-benar kuat supaya tidak rusak oleh sudut pemasukan duct. Lalu cable cap disambung swivel dan tali penarik.

Pasang dua buah rol shingga arah tarikan dapat dirubah. dapat ditarik dengan menggunakan tenaga manusia atau winch. Posisi dari katrol di dalam man hole dapat diatur dengan mata rantai atau tali kawat untuk memudahkan pemasukan ke dalam duct.
b. Sebelum memulai penarikan , hubungan komunikasi diantara man hole yang satu dengan yang lainnya harus lancer. Di saat penarikan, kecepatan penarikan harus konstan (tidak boleh tersentak-sentak).
Bila ada route tikungan, maka pada man hole tersebut harus dipasang katrol untuk memudahkan beloknya.

Penempatan pada Manhole
Pekerjaan yang harus dilakukan adalah pengaturan/pengikatan di dalam manhole dan penentuan titik sambungan. diletakkan di atas rak dan diikat pada dinding manhole serta dilindungi dengan selongsong spiral Polytheline (PE).

TERMINASI SERAT OPTIK
PENGATURAN 
a. Haspel ditempatkan pada IDF sesuai transmisi optik.
b. Ujung ditarik melalui rak yang telah direncanakan menuju
manhole kantor telepon lewat MDF.
Perlu diperhatikan hal-hal yang sama pada penarikan .
PENYAMBUNGAN URAT
a. Penyambungan pada manhole akan dijelaskan dalam diktat teknik sambungan serat optik.
b. Penyambungan pada rak/tempat pembagian serat optik pada prinsipnya adalah semua sama.
Di sini serat optik diganti dengan serat optik yang lebih besar diameter/isolasinya serta dilengkapi dengan optik CTF.
PENGIKAT PADA RAK
a. Pengikat pada rak.
b. Pengikat bagian terminasi pada rak.